Kamis, 06 Juli 2017

ASPERGILLOSIS



Aspergillosis merupakan penyakit jamur yang menyerang berbagai jenis hewan yang ditandai dengan batuk-batuk, sesak nafas dan kekurusan.
Etiologi
Aspergillosis disebabkan oleh Aspergillus sp, pada kambing dan domba disebabkan oleh Aspergillus flavus dan Aspergillus fumigates. Aspergillus sp tumbuh baik pada suhu 30°C dan 37°C, dan dapat ditumbuhkan pada media agar Sabouraud.

Hewan
Terserang
Aspergillosis menyerang berbagai jenis hewan seperti kambing, domba, sapi, kerbau dan ruminansia lain.

Cara
Penularan
Aspergillosis dapat ditularkan melalui udara tercemar dan faktor predisposisi karena infestasi cacing paru-paru dan usus atau penggunaan oksitetrasiklin yang terus menerus.

Gejala Klinis
Hewan terserang ditandai dengan nafsu makan turun, sesak nafas, batuk-batuk dan kurus.

Diagnosa
            Penyakit ini dapat didiagnosa berdasarkan gejala klinis, perubahan patologis dan isolasi jamur. Isolasi dilakukan pada media yang diperkaya dan media agar Sabouraud. Jamur dalam jaringan dapat diperlihatkan dengan pemeriksaan mikroskopis dari usapan jaringan pada gelas slide, pemeriksaan Periodic Acid Schiff (PAS), Gomris (Grocott’s), Gridly’s dan Lactophenol Cotton Blue.
Diagnosa Banding
            Hewan terserang memiliki gejala klinis yang mirip dengan Mikoplasmosis, Tuberkulosis dan Q Fever.
Pencegahan dan Pemberantasan
            Hewan terserang dapat diobati dengan pemberian amfoterisin B. kandang harus tetap bersih dan kering. Menghindari penggunaan oksitetrasiklin berlebihan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puskeswan Cinta Kasih

PUSKESWAN CINTA KASIH

Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Hewan (UPTD Puskeswan ) Cinta Kasih merupakan salah satu UPT D Dinas Tanaman Pangan, Horti...