Aspergillosis merupakan
penyakit jamur yang menyerang berbagai jenis hewan yang ditandai dengan
batuk-batuk, sesak nafas dan kekurusan.
Etiologi
Aspergillosis disebabkan
oleh Aspergillus sp, pada kambing dan domba disebabkan oleh Aspergillus flavus
dan Aspergillus fumigates. Aspergillus sp tumbuh baik pada suhu 30°C dan 37°C,
dan dapat ditumbuhkan pada media agar Sabouraud.
Hewan Terserang
Aspergillosis menyerang
berbagai jenis hewan seperti kambing, domba, sapi, kerbau dan ruminansia lain.
Cara Penularan
Aspergillosis dapat
ditularkan melalui udara tercemar dan faktor predisposisi karena infestasi
cacing paru-paru dan usus atau penggunaan oksitetrasiklin yang terus menerus.
Gejala Klinis
Hewan terserang ditandai
dengan nafsu makan turun, sesak nafas, batuk-batuk dan kurus.
Diagnosa
Penyakit ini dapat
didiagnosa berdasarkan gejala klinis, perubahan patologis dan isolasi jamur.
Isolasi dilakukan pada media yang diperkaya dan media agar Sabouraud. Jamur
dalam jaringan dapat diperlihatkan dengan pemeriksaan mikroskopis dari usapan
jaringan pada gelas slide, pemeriksaan Periodic Acid Schiff (PAS), Gomris
(Grocott’s), Gridly’s dan Lactophenol Cotton Blue.
Diagnosa Banding
Diagnosa Banding
Hewan terserang
memiliki gejala klinis yang mirip dengan Mikoplasmosis, Tuberkulosis dan Q
Fever.
Pencegahan dan Pemberantasan
Hewan terserang dapat
diobati dengan pemberian amfoterisin B. kandang harus tetap bersih dan kering.
Menghindari penggunaan oksitetrasiklin berlebihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar