Nama lain : Demam Tiga Hari, Penyakit
kaku.
BEF hanya menyerang
sapi dan kerbau dan tidak dapat menulari dan menimbulkan penyakit pada hewan
lain. Sapi/ kerbau yang terserang penyakit ini akan sembuh kembali beberapa
hari kemudian (2 – 3 hari). Angka kematian sangat kecil sekali tidak sampai 1 %
tetapi angka kesakitan tinggi. Dari segi produksi dan tenaga kerja cukup
berarti karena hewan yang sedang berlaktasi turun produksi sususnya dan hewan
pekerja tidak mampu bekerja selama 3 –5 hari.
1. Penyebab.
Penyebab penyakit ini adalah virus
2.
Penularan.
Demam Tiga Hari
disebarkan oleh Cullicoides sp. (serangga pengisap darah) dan nyamuk. Cullicoides
yang terinfeksi dapat menyebarkan penyakit mencapai jarak 2.000 Km. Ada
dugaan penyebaran dapat pula terjadi melalui angin.
3.
Tanda tanda penyakit.
• Demam ( 39º C sampai 42º C).
• Lesu.
• Kekakuan anggota gerak.
• Pincang.
• Kelemahan anggota gerak sampai tidak
sanggup berdiri,
• Hypersalivasi.
• Sesak napas.
• Gemetar.
• Keluar sedikt cairan dari mata dan
hidung.
• Sekali kali ditemukan busung di daerah
submandibularis dan kaki.
• Sapi yang berlaktasi produksi air
susunya turun atau berhenti sama sekali.
4.
Pencegahan
§ Menjaga
kebersihan lingkungan.
§ Pemakaian
insektisida untuk membunuh vektor penyakit (serangga pengisap darah dan nyamuk)
disekitar daerah terjangkit.
§ Mengisolasi
hewan sakit.
5. Pengobatan
Sampai saat ini belum ada pengobatan
yang efektif.
6. Hubungan kesehatan masyarakat
Ternak penderita BEF
dapat dipotong dan dagingnya boleh dikonsumsi dan diperdagangkan. Namun,
mengingat angka kematian relatif sangat rendah maka pemotongan sebaiknya hanya
dilakukan padakeadaan sangat terpaksa ditinjau dari segi medis dan atas anjuran
seorang Dokter Hewan. Sisa pemotongan beserta sisa pakan yang masih tertinggal
harus dibakar dan dikubur dalam dalam. Tempat pemotongan dibersihkan dan
disucihamakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar