Minggu, 09 Juli 2017

PENYAKIT JOHNE

Nama Lain : Paratuberkulosis, Enteritis Spesifik Kronis

            Penyakit ini merupakan suatu penyakit infeksi yang tidak dapat disembuhkan, yang ditandai oleh diaredan kondisi badan yang yang berangsur melemah. Paratuberkulosis adalah penyakit akibat infeksi Mycobacterium avium subsp. paratuberculosis (MAP), umumnya menyerang hewan ruminansia besar dan kecil (sapi perah/sapi potong, kambing, domba), bison, antelop, rusa dan elk, tetapi jarang terjadi pada babi dan kuda (Smith, 1998 dalam Tarmudji, 2007 ). Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini, pertama kali ditemukan pada sapi perah oleh Dr. Heinrich A. Johne pada tahun 1895, di Jerman. Selanjutnya penyakit tersebut juga dinamakan Johne’s disease (JD), yang hingga saat ini penyebarannya sudah meluas di berbagai belahan dunia (HOLSTAD et al., 2005 dalam Tarmudji, 2007).
Gejala klinik
            Infeksi MAP terjadi pada periode neonatal (0 – 4bulan), gejala klinik paratuberkulosis pada sapi biasanya muncul setelah hewan berumur lebih dua tahun. Pada awal infeksi tidak menunjukkan gejala klinik sakit (subklinis). Lebih lanjut dapat terjadi diare secara intermittent, kondisi fisik sapi nampak gemuk dan sehat. Namun demikian pada kejadian infeksi yang ekstrim, hewan mengalami edema sub-mandibulla (bottle jaw), kelemahan, bulu kasar dan kulit kering. Sebagian besar kasus klinik paratuberkulosis pada sapi terjadi antara umur 3 – 6 tahun. Sapi muda yang terinfeksi oleh MAP tidak menunjukkan gejala klinik (silent infection) seolah-olah seperti hewan yang tidak terinfeksi (Baumgartner dan Kohl, 2006).

Pengobatan

            Meski vaksin telah tersedia, umumnya tidak dianjurkan untuk digunakan dan pengobatanpun tidak menampakkan hasil. Anjuran yang paling baik adalah menyingkirkan ternak-ternak yang terinfeksi oleh penyakit ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puskeswan Cinta Kasih

PUSKESWAN CINTA KASIH

Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Hewan (UPTD Puskeswan ) Cinta Kasih merupakan salah satu UPT D Dinas Tanaman Pangan, Horti...